Surga Di Telapak Kaki Ibu
Tidak Asing lagi di telinga kita pribahasa " Surga di Telapak Kaki Ibu ". Terdengar jeritan bayi menangis saat keluar dari Rahim ibunya meskipun aku hanya mendengar di TV, entah kenapa Air mata ini tiba-tiba menetes tanpa kompromi. Terkadang Aku membenci diriku sendiri jika mengingat masa-masa dimana aku pernah menidakkan perintah mama pada waktu dulu. Dan terkadang Dosa-dosa dimana aku pernah berbuat sesuatu yang tidak disuka mama, Aku benci saat-saat itu jika aku ingat kembali.Entahlah, tiba-tiba aku menyadari semua ini saat-saat aku merantau jauh dari mama. Apa mungkin aku adalah Pria yang cengeng, di tengah kerasnya kehidupan kota Batam ini. Di Kota ini aku melihat tidak sedikit anak-anak seumuran aku yang menidakkan perintah ibunya, membentak ibunya, subhanallah. Bukankah seburuk-buruk ibu kita dia adalah ibu kita yang mengandung kita selama 9 bulan, dan mengasuhnya hingga bertahun-tahun. Jika ibu kita tidak sayang sama kita,jika ibu kita tidak peruli sama kita, mungkin kita sekarang tidak ada didunia ini.
Bagaimana pun juga sesosok ibu adalah segalanya dan tidak akan tergantikan dan ternilai harganya. Perlu kita sadari, jika kelak kita diberi umur panjang, jika kelak kita diberi jodoh, jika kelak kita diberi anak. Tentu kita akan mendidik anak kita dengan baik, dan harapan orang tua adalah anaknya berkelakuan baik.
Tidak ada yang sempurna didunia ini, dan surga pun tahu, sesosok ibu adalah segalanya dan tidak akan pernah tergantikan, sayangilah dia. Dan perlakukanlah istrimu sebaik mungkin, karena kelak dia akan menjadi ibu dari anak-anak kita.
Draft, Next time revision go Sleeping..
0 komentar:
Posting Komentar